top of page

10 Istilah Dasar Wine yang Wajib Dikenal Pemula


Dunia wine bisa terasa rumit dengan begitu banyak istilah dan konsep baru, terutama jika Anda baru memulai perjalanan atau sedang belajar tentang wine. Jangan khawatir, semua ini bagian dari proses belajar. Glosarium sederhana ini akan membantu Anda memahami sepuluh istilah penting yang sebaiknya diketahui setiap pemula.



Fermentasi

Fermentasi adalah proses ajaib ketika jus anggur berubah menjadi wine. Ragi memakan gula alami dalam buah anggur lalu mengubahnya menjadi alkohol dan karbon dioksida. Tanpa fermentasi, tidak akan ada wine. Tahap inilah yang menjadi fondasi pembuatan wine sekaligus menentukan karakter, tekstur, dan rasa wine.


Terroir

Terroir menggambarkan bagaimana lingkungan memengaruhi rasa wine. Jenis tanah, iklim, sinar matahari, curah hujan, bahkan kemiringan lahan berperan besar terhadap cita rasa anggur. Dua kebun anggur yang menanam varietas sama bisa menghasilkan wine yang sangat berbeda karena pengaruh terroir. Istilah dari Prancis ini sering digunakan dalam studi wine untuk menjelaskan identitas sebuah wine.


Tanin

Tanin adalah senyawa alami yang terdapat pada kulit, biji, dan batang anggur. Tanin memberi struktur pada wine dan menimbulkan sensasi kering atau sepat di mulut, terutama pada wine merah. Tanin ibarat tulang punggung wine, membantu agar wine bisa menua dengan baik. Bagi pemula, tanin biasanya terasa ketika wine memberikan sensasi tegas atau membuat mulut terasa kering.


Keasaman (Acidity)

Keasaman memberi wine kesegaran, keseimbangan, dan rasa yang hidup. Tanpa keasaman, wine akan terasa datar dan berat. Wine putih umumnya memiliki keasaman lebih tinggi sehingga terasa segar dan bersemangat. Bayangkan sensasi segar saat menggigit buah jeruk, itulah gambaran bagaimana keasaman bekerja dalam wine.


Body (Bodi)

Bodi wine adalah seberapa ringan atau berat wine terasa di mulut. Wine bisa terasa ringan seperti air, sedang seperti susu, atau penuh seperti krim. Bodi dipengaruhi oleh kadar alkohol, tanin, gula, dan gaya pembuatan. Memahami bodi membantu pemula lebih mudah membandingkan dan mengenali perbedaan wine.


Kayu Oak

Kayu oak sering digunakan dalam pembuatan wine untuk membentuk rasa dan tekstur. Wine yang disimpan dalam tong oak bisa memiliki aroma vanila, roti panggang, rempah, atau asap. Oak juga membantu melembutkan tanin dan menambah kompleksitas. Baik oak Prancis maupun oak Amerika, pilihan ini sangat berpengaruh terhadap gaya wine yang dihasilkan.


Vintage

Vintage berarti tahun ketika anggur dipanen. Karena iklim berubah setiap tahun, vintage sangat memengaruhi rasa, kualitas, dan potensi penyimpanan wine. Tahun yang lebih sejuk bisa menghasilkan wine yang segar dan ringan, sementara tahun hangat biasanya menghasilkan wine yang lebih matang dan penuh. Mengetahui vintage membantu memahami mengapa wine yang sama bisa terasa berbeda setiap tahun.


Varietas Anggur (Varietal)

Varietal merujuk pada jenis anggur yang digunakan untuk membuat wine. Contohnya Cabernet Sauvignon, Merlot, Chardonnay, atau Riesling. Masing-masing varietas memiliki profil rasa dan karakteristik khas. Memahami varietal sangat penting bagi pemula karena biasanya tertulis pada label botol dan bisa menjadi panduan menemukan gaya wine yang sesuai selera.


Blending (Campuran)

Blending adalah proses mengombinasikan beberapa varietas anggur atau wine untuk menciptakan keseimbangan dan kompleksitas. Misalnya, wine Bordeaux terkenal dengan campuran Cabernet Sauvignon dan Merlot. Blending memungkinkan pembuat wine menonjolkan kelebihan, mengurangi kelemahan, serta menciptakan harmoni dalam wine akhir. Inilah seni sekaligus ilmu dalam pembuatan wine.


Finish

Finish menggambarkan rasa yang tertinggal setelah wine ditelan. Finish yang panjang berarti rasa bertahan lama dengan kesan mendalam, sedangkan finish pendek cepat menghilang. Pemula bisa berlatih memperhatikan apakah rasa buah, oak, atau keasaman masih terasa setelah menyeruput wine. Finish membantu menjelaskan mengapa ada wine yang terasa lebih berkesan dibanding lainnya.


Istilah Tambahan yang Sering Membingungkan

Saat pertama kali belajar tentang wine, saya sering keliru membedakan beberapa istilah berikut.


Vineyard (Kebun Anggur)

Vineyard adalah lahan tempat pohon anggur ditanam dan dibudidayakan untuk produksi wine. Lokasi, tanah, iklim, dan cara pengelolaan kebun anggur sangat menentukan kualitas buah. Vineyard bisa berupa lahan kecil milik keluarga hingga perkebunan besar, masing-masing memberikan karakter unik pada wine yang dihasilkan.


Winery (Pabrik atau Pusat Produksi Wine)

Winery adalah tempat anggur diolah menjadi wine. Di dalamnya terdapat peralatan, ruang penyimpanan, tangki fermentasi, hingga tong kayu. Winery bisa berupa fasilitas modern yang besar atau bangunan tradisional yang kecil, namun perannya sama yaitu mengubah anggur hasil panen menjadi wine siap botol.


Vinifikasi (Vinification)

Vinifikasi adalah istilah teknis untuk seluruh proses pembuatan wine. Mulai dari menghancurkan buah anggur, fermentasi, penyimpanan, hingga pembotolan. Setiap keputusan dalam vinifikasi seperti menggunakan oak, menentukan lama fermentasi, atau teknik blending akan memengaruhi gaya dan rasa wine.


Vitikultur (Viticulture)

Vitikultur adalah ilmu dan praktik membudidayakan anggur. Termasuk pengelolaan kebun, pemangkasan, pengendalian kanopi daun, perlindungan dari hama, hingga penentuan waktu panen. Vitikultur yang baik memastikan anggur sehat dan wine berkualitas. Banyak pembuat wine mengatakan bahwa wine sejatinya diciptakan di kebun anggur, menekankan pentingnya vitikultur dalam proses produksi.


Penutup

Belajar wine ibarat mempelajari bahasa baru, membutuhkan waktu, rasa ingin tahu, dan sedikit latihan. Dengan memahami istilah dasar ini, Anda akan merasa lebih percaya diri saat mencicipi, membeli, atau bahkan berdiskusi tentang wine. Teruslah bereksplorasi, nikmati setiap tegukan, dan biarkan setiap gelas mengajarkan sesuatu yang baru tentang dunia wine.

Apakah Anda ingin saya juga membuat versi ringkasnya untuk Instagram atau media sosial agar lebih mudah menarik pembaca?

Komentar


Subscribe Form

Thanks for submitting!

  • LinkedIn
  • Instagram

©2025 by Belajar Wine

bottom of page